Banyak Isu di 2022
Menurut Netray, big data mencatat perbincangan mengenai pilpres, capres dan cawapres 2024 sebenarnya sudah menggeliat di awal tahun lalu. Namun, pada bulan-bulan awal, isu penundaan pemilu menjadi lebih dominan setelah beberapa pihak sempat menggaungkan hal tersebut.
“Yang pertama didengungkan oleh Menteri Investasi, yang menyebut bahwa banyak pengusaha mendukung adanya penundaan pemilu,” papar Irwan.
Isu kemudian meredup, seiring reaksi negatif masyarakat terkait wacana tersebut. Kemudian di sepanjang April hingga Juli, Netray mencatat perbincangan mulai menggeliat lagi karena partai-partai politik menggelar pertemuan nasional untuk persiapan Pemilu 2024. Sejumlah nama mulai hangat dibicarakan, meski baru sekadar digadang-gadang. Mengingat belum adanya kepastian, antusiasme warganet dalam mencuit soal pemilu kembali meredup hingga sekitar September 2022.
“Baru kemudian di awal-awal Oktober, momen besar terjadi ketika Partai Nasdem secara mengejutkan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024,” lanjut Irwan.
Data perbincangan di lini media daring bahkan sangat kuat, dengan lebih 25 ribu cuitan dan 1.200 pemberitaan muncul terkait deklarasi calon presiden itu.
Perbincangan semakin meningkat, karena deklarasi tersebut direspon oleh banyak pihak, baik politisi maupun partai politik.
Di lini masa twitter sepanjang 2022, tokoh yang paling populer di big data adalah Anies Baswedan, Jokowi, Ganjar Pranowo, Prabowo dan Airlangga Hartarto. Sedangkan di pemberitaan media yang dicatat big data, urutannya adalah Anies Baswedan, Erick Thohir, Prabowo Subianto, Jokowi dan Puan Maharani.





