Big Data: Anies dan Nasdem Dominasi Perbincangan Sepanjang 2022

Anies Baswedan (tengah) melakukan swafoto dengan pendukungnya setelah dirinya resmi menyelesaikan tugasnya selama 5 tahun dari 2017 hingga 2022 sebagai gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober tahun ini. (VOA/Indra Yoga)
Anies Baswedan (tengah) melakukan swafoto dengan pendukungnya setelah dirinya resmi menyelesaikan tugasnya selama 5 tahun dari 2017 hingga 2022 sebagai gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober tahun ini. (VOA/Indra Yoga)

Menjelang Pemilu 2024, lembaga analisis big data Netray, mempublikasikan hasil riset yang mengokohkan dominasi Anies Baswedan dan Partai Nasdem di dunia maya tahun lalu. Namun pengamat mengingatkan bahwa popularitas tidak selalu sejalan dengan elektabilitas seorang tokoh atau partai politik.

Keputusan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk mencalonkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tampaknya kini membuahkan hasil. Setidaknya hal tersebut tercermin dari popularitas yang berhasil diraih oleh partai tersebut pada tahun lalu di mana lembaga analisis big data Netray mengungkapkan bahwa baik Anies maupun Nasdem meraih pamor yang cukup tinggi pada 2022.

Bacaan Lainnya

“Itu menjadi topik yang paling populer, baik di Twitter maupun media pemberitaan, yang membuat Anies Baswedan dan Nasdem menjadi tokoh politik dan partai politik yang paling disebut sepanjang 2022,” kata analis data Netray Irwan Syambudi dalam publikasi hasil riset Netray pada Selasa (21/3).

Sepanjang 2022, Netray telah mengumpulkan 5,2 juta data pemberitaan media dan 35,2 juta data cuitan di twitter. Dari jumlah itu, Netray melakukan penyaringan dengan kata kunci pilpres, capres dan cawapres 2024. Tujuannya adalah melihat lebih detail bagaimana perbincangan Pilpres 2024, baik di media massa daring maupun obrolan warganet. Penyaringan menghasilkan ada lebih 83 ribu berita di media dan sekitar 700 ribu cuitan di twitter yang berkaitan dengan tiga kata kunci tersebut.

Meski berlangsung sepanjang 2022, sebenarnya pemberitaan dan perbincangan terkait tiga kata kunci itu baru meningkat sekitar 3 bulan terakhir di 2022.

Total Views: 636

Pos terkait