Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo, mengungkapkan menjelang peringatan satu tahun perang di jalur Gaza, situasinya cukup ironis. Ia mengungkapkan begitu banyak upaya dan berbagai macam mekanisme dilakukan, tetapi tidak berhasil menghentikan apa yang dilakukan oleh Israel.
Meski begitu, Agung melihat bahwa perubahan tata dunia global dalam permasalahan ini, di mana ternyata dalam satu tahun terakhir gelombang dukungan terhadap perdamaian dan terhadap Palestina justru semakin kuat, dan tidak hanya di level negara semata.
“Kalau tidak ada salah sekarang ada tercatat 149 negara mendukung, di Sidang umum PBB juga terdapat dorongan yang begitu kuat bahkan Palestina mendapatkan status istimewa di kelompok masyarakat sipil, gerakan-gerakan untuk melakukan dukungan mulai dari boikot, upaya-upaya litigasi secara hukum di beberapa negara juga dilakukan,” katanya.
“Di sini kita melihat ada re-alignment global dalam kondisi dunia hari ini khususnya terhadap Palestina. Termasuk juga di titik tertentu respons dari negara-negara khususnya Iran dan proksi-proksinya yang kemudian cukup masif terhadap apa yang ada,” ungkap Agung.
Agung menilai, ketika berbicara tentang Palestina maka seseorang tidak berbicara suatu hal yang bisa dinilai dengan materi. Namun, sebuah hal yang lebih bernilai dari itu yang harus sama-sama dipertahankan, dan bisa menjadi warisan yang bisa dipertahankan oleh pemerintahan baru, yakni fokus terhadap penghentian kekerasan, fokus terhadap kemerdekaan Palestina, dan tidak ada bentuk normalisasi dengan Israel.
“Dari realitas tersebut kemudian ada dorongan yang kuat dari publik, bahwa Indonesia perlu kemudian terus meningkatkan leadership dan peran dari Prabowo tentu menjadi sangat signifikan dalam meningkatkan leadership Indonesia menjadi leader dalam menciptakan perdamaian global. Saya melihatnya ada animo yang cukup besar, harapan untuk menciptakan atau Indonesia menjadi benar-benar leader dalam konteks upaya menciptakan perdamaian tersebut,” pungkasnya. [voa]
Jaringan: VOA






