Karimun, JurnalTerkini.id – Calon Bupati Karimun nomor urut 2, Muhammad Firmansyah bersilaturahmi sekaligus kampanye bersama masyarakat di Paya Cincin RT 03 RW 02 Kelurahan Pamak Kecamatan Tebing, Minggu (06/10/2024).
Firmansyah bersama pasangannya Ery Suwandi sepakat untuk membagi tugas dalam bersilaturahmi di setiap daerah di Kabupaten Karimun. Dalam hal ini, nantinya Paslon nomor urut 2 ini akan berkunjung ke pulau Durai, Moro, Buru, Sugie, dan lainnya.
“Saya sudah mengajukan permohonan pengunduran diri sejak september lalu dan sudah resmi berhenti menjadi Sekretaris Daerah. Mudah-mudahan demi niat yang baik untuk masyarakat kita, Allah SWT akan membantu. Tentu kami berdua berharap kepada bapak ibu sekalian untuk mendorong dan membantu serta mendukung kami menjadi seorang pemimpin,” tutur Firman.
Firmasnyah menjelaskan bahwa ada 10 program unggulan yang akan mereka laksanakan secara bertahap dan program yang akan di sempurnakan nantinya.
“Visi misi serta program-program unggulan dari kami secara bertahap. Ada program yang harus kita sempurnakan dan sudah kita dapatkan sekarang. Pendidikan sudah bisa kita nikmati, kesehatan juga sudah bisa kita nikmati. Masyarakat berobat ke rumah sakit dengan menggunakan BPJS kesehatan sudah bisa mendapatkan perawatan dan untuk masyarakat kita yang di pulau, ada yang belum bisa menikmati dan sangat memerlukan bantuan seperti orang yang kurang mampu, yang untuk makan saja susah artinya mereka tidak mampu, sehingga tidak bisa dirujuk, tidak bisa dirawat dan ini perlu kita sempurnakan untuk masyrakat,” ujar Firmansyah.
Paslon nomor urut 2 ini menegaskan bahwa hal kesehatan perlu disempurnakan yang dimana kesehatan hal yang wajih bagi negara untuk menjamin warga negaranya sehat.
“Kesehatan adalah urusan wajib bagi negara untuk menjamin kesehatan warga negaranya. Kita sempurnakan agar pelayanan diberikan semaksimal mungkin kepada masyarakat. Yang kedua adalah bikin SIM secara gratis 1000 pertahun bagi anak-anak muda,” kata Firman.
Hal ini juga menegaskan bahwa anak-anak sekolah masih dibawah umur berkendara meskipun belum memiliki SIM.
“Dan kita akui, murid SMP dan SMA yang belum memenuhi syarat mengendarai dan belum mempunyai SIM, sehingga hal ini dapat memicu kejadian yang tidak kita inginkan seperti kecelakaan, maka dari itu dengan SIM Gratis untuk anak-anak muda ini disamping mereka memenuhi syarat berkendaraan juga bisa memanfaatkan kendaraan mereka dalam mencari penghasilan seperti grab, gojek dan manfaatnya sangat banyak sekali,” terakhir ujar Firman. (edy)










