Pemkab Tegal Kawal Relokasi 21 KK, Bantuan Pemprov Rp 315 Juta Sudah Ditransfer

Warga Kajen, Lebaksiu, terima bantuan dari Gubernur, Rabu (10/06). (Foto: Humas Pemkab Tegal)

TEGAL, Jurnalterkini.id – Amiruddin (58) sudah beberapa pekan tinggal menumpang di rumah saudara. Rumahnya di RW 09 Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, rusak berat akibat pergerakan tanah dan tidak lagi layak dihuni. Rabu (10/06/2026) pagi, ia menjadi salah satu dari 21 kepala keluarga yang menerima bantuan stimulan sebesar Rp15 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Tegal.

“Saat ini kami tinggal sementara di rumah saudara sambil menunggu proses relokasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas bantuan yang diberikan kepada warga terdampak,” katanya.

Penyerahan Bantuan Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026 senilai total Rp315 juta itu dilakukan secara simbolis di Balai Desa Kajen, dihadiri Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dan Sekretaris Daerah Amir Makhmud beserta jajaran.

Bupati Ischak menegaskan, bantuan tersebut merupakan bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah dan komitmen untuk tidak membiarkan warga menghadapi persoalan ini sendirian.

“Sejak awal kejadian, Pemerintah Kabupaten Tegal terus mengawal penanganan bencana ini, mulai dari distribusi bantuan hingga proses relokasi warga. Pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi persoalan ini sendirian,” tegasnya.

Ischak menjelaskan, sebanyak 21 rumah warga mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah sehingga perlu direlokasi ke lokasi yang lebih aman di Desa Dukuhlo. Proses penyediaan lahan relokasi masih terus berjalan dan dikawal oleh pemerintah daerah.

Pihaknya juga akan terus mengupayakan bantuan lanjutan untuk pembangunan hunian tetap bagi para korban melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Kami berharap bapak ibu tetap sabar dan semangat. Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mendampingi dan mengawal proses pemulihan ini sampai masyarakat bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud menjelaskan, total bantuan yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai Rp315 juta. Masing-masing kepala keluarga penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta yang telah ditransfer langsung ke rekening penerima melalui Bank Jateng Cabang Slawi sejak 26 Mei 2026.

“Hasil verifikasi lapangan yang dilakukan bersama tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan sebanyak 21 unit rumah warga yang mengalami kerusakan berat dan memenuhi syarat sebagai penerima bantuan,” ujar Amir.

Ia menegaskan, proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel tanpa adanya potongan dalam bentuk apa pun. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BPBD diminta terus mendampingi warga agar bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan rehabilitasi dan pemulihan pascabencana.

Amiruddin berharap penanganan bencana tanah bergerak di wilayahnya dapat terus dilakukan agar dampaknya tidak semakin meluas ke permukiman warga lainnya. Baginya dan 20 keluarga lainnya, bantuan ini adalah secercah harapan di tengah penantian panjang menuju rumah baru yang aman. (Supriyadi)

Total Views: 13

Pos terkait