BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan Terbaik III dalam Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan lembaga tersebut dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sertifikat penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri.
Kegiatan penyerahan berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Batusangkar dan diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat pada Rabu (10/06/2026).
Selain Rutan Batusangkar, penghargaan yang sama juga diterima oleh tiga UPT Pemasyarakatan lainnya, yaitu Rutan Kelas IIB Sawahlunto, Lapas Kelas IIB Pariaman, dan Rutan Kelas IIB Padang Panjang.
Keempat unit tersebut menjadi representasi keberhasilan jajaran Pemasyarakatan Sumatera Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bebas dari praktik maladministrasi.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kunrat Kasmiri menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh keempat UPT tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
“Kualitas pelayanan publik merupakan wajah organisasi yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus terus berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakanwil juga memberikan penguatan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan Sumatera Barat agar terus menjaga integritas, melakukan inovasi pelayanan, serta memastikan seluruh standar pelayanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keberhasilan meraih penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang prima.
Sementara itu, Kepala Rutan Batusangkar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran petugas yang senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, keluarga warga binaan, maupun para pemangku kepentingan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Rutan Batusangkar berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin pasti dan berdampak. (Dion).





