Bupati Demak Eisti’anah dalam giat Demang Ngantor Deso yang digelar di Balai Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Rabu (10/6/2026).Dok.Foto.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini id — Program Demang Ngantor Deso yang digelar di Balai Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Rabu (10/6/2026), dimanfaatkan untuk mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Bupati Demak Eisti’anah bersama Wakil Bupati Muhammad Badrudin hadir didampingi Sekretaris Daerah Ahmad Sugiharto dan jajaran asisten. Mereka meninjau langsung stan pelayanan perangkat daerah untuk memastikan kesiapan layanan dan petugas di lapangan.
Sejumlah stan pelayanan terlihat ramai dikunjungi warga. Layanan administrasi kependudukan menjadi yang paling diminati, seperti pengurusan Kartu Keluarga (KK), pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan dokumen lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah mengapresiasi panitia dan Pemerintah Desa Mangunrejo sebagai tuan rumah kegiatan. Ia menyebut program ini sebagai salah satu upaya prioritas pemerintah daerah untuk mempermudah akses layanan bagi masyarakat.
“Program Demang Ngantor Deso bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga lebih mudah dijangkau,” ujarnya.
Selain pelayanan, kegiatan ini juga diisi dialog interaktif antara warga dan pemerintah daerah. Warga menyampaikan berbagai pertanyaan, termasuk terkait bantuan sosial (bansos) yang tidak lagi aktif.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menjelaskan bahwa data penerima bansos telah melalui proses verifikasi dan pemutakhiran. Namun masyarakat masih dapat mengajukan pembaruan data melalui pemerintah desa atau perangkat daerah terkait jika terdapat ketidaksesuaian.
Kepala Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak, Agus Herawan, menambahkan bahwa penerima bansos umumnya berasal dari kelompok desil 1 hingga 5, sedangkan desil 6 ke atas tergolong masyarakat mampu berdasarkan pendataan.
Ia menjelaskan, pengajuan perubahan data dapat dilakukan melalui operator SIG-NG di desa atau langsung ke Mal Pelayanan Publik Kabupaten Demak. Selanjutnya, petugas akan melakukan verifikasi lapangan.
Kegiatan juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat, antara lain kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan kepesertaan BPJS, bantuan tempat ibadah dari Baznas, serta bantuan modal usaha.
Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Demak.(PH)





