Latihan Perang RIMPAC Digelar untuk Kirim Pesan Kuat ke Tiongkok

Kapal-kapal Angkatan Laut Australia berlayar dalam formasi bersama 37 kapal lainnya selama latihan Rim of the Pacific (RIMPAC) pada tahun 2022. RIMPAC 2024 sedang berlangsung sekarang, dengan 29 negara berpartisipasi. (foto: Australian Defense Force)
Kapal-kapal Angkatan Laut Australia berlayar dalam formasi bersama 37 kapal lainnya selama latihan Rim of the Pacific (RIMPAC) pada tahun 2022. RIMPAC 2024 sedang berlangsung sekarang, dengan 29 negara berpartisipasi. (foto: Australian Defense Force)

Kapal-kapal Angkatan Laut Australia berlayar dalam formasi bersama 37 kapal lainnya selama latihan Rim of the Pacific (RIMPAC) pada tahun 2022. RIMPAC 2024 sedang berlangsung sekarang, dengan 29 negara berpartisipasi. (foto: Australian Defense Force)

Sejak pekan lalu AS dan 28 negara mitranya memulai latihan perang AL terbesar di dunia di lepas pantai Hawaii. Dikenal sebagai Lingkar Pasifik, atau RIMPAC, latihan ini, menurut para pengamat, memberi kesempatan kepada mitra AS untuk bekerja sama sambil mengirimkan pesan agar Tiongkok “menahan diri”.

Bacaan Lainnya

Kerjasama internasional dalam skala terbesar digelar sejak pekan lalu. Empat puluh kapal, lebih dari 150 pesawat, tiga kapal selam dan 25.000 orang — bersama-sama berada di Samudera Pasifik untuk RIMPAC tahun ini.

Negara-negara yang berpartisipasi mempraktikkan berbagai misi, mulai dari tanggap bencana alam hingga keterampilan menyerang yang diperlukan untuk berperang.

Komodor Angkatan Laut Chili Alberto Guerrero adalah Wakil Komandan RIMPAC. “Setiap negara di dunia yang memiliki kepentingan di Pasifik, dan menjunjung nilai-nilai yang sama, dipersilakan untuk berpartisipasi.”

Hanya satu negara yang tidak diundang dalam latihan itu, yakni Tiongkok. Karena, menurut para analis, sambutan hangat yang diberikan RIMPAC kepada Tiongkok sekitar satu dekade lalu menjadi bumerang.

Total Views: 374

Pos terkait