Di Tengah Konflik dengan Barat, Iran Sukses Luncurkan Tiga Satelit ke Luar Angkasa

Roket pembawa satelit, Simorgh (Phoenix), milik Iran diluncurkan dari lokasi yang dirahasiakan pada 28 Januari 2024. (Foto: Iranian defense Ministry/AFP)
Roket pembawa satelit, Simorgh (Phoenix), milik Iran diluncurkan dari lokasi yang dirahasiakan pada 28 Januari 2024. (Foto: Iranian defense Ministry/AFP)

Iran, pada Minggu (28/1/2024) men/atakan sukses meluncurkan tiga satelit ke luar angkasa, sebuah upaya terbaru dari sebuah program yang menurut Barat akan meningkatkan kemampuan rudal balistik Teheran.

Kantor berita milik pemerintah Iran, IRNA, mengatakan bahwa peluncuran tersebut juga menunjukkan keberhasilan penggunaan roket Simorgh milik Iran, yang dalam uji coba sebelumnya mengalami sejumlah kegagalan.

Bacaan Lainnya

Peluncuran tersebut dilakukan ketika terjadi peningkatan ketegangan di Timur Tengah akibat perang Israel yang terus berlanjut terhadap Hamas di Jalur Gaza.

Meskipun Iran tidak melakukan intervensi militer dalam konflik tersebut, pemerintahnya menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengambil tindakan setelah bom bunuh diri ISIS yang mematikan awal bulan ini, serta ketika kelompok proksinya seperti pemberontak Houthi di Yaman melancarkan serangan terkait perang itu.

Video rekaman yang dirilis oleh televisi pemerintah Iran menunjukkan peluncuran roket Simorgh pada malam hari.

Analisis dari Associated Press terhadap rekaman tersebut menunjukkan bahwa peluncuran dilakukan di Bandar Antariksa Imam Khomeini yang terletak di provinsi Semnan, Iran, yang terpencil.

Televisi pemerintah menyebut satelit yang diluncurkan bernama Mahda, Kayhan-2 dan Hatef-1.

Mereka menggambarkan Mahda sebagai satelit penelitian, sedangkan Kayhan dan Hatef adalah satelit nano yang masing-masing berfokus pada sistem navigasi satelit dan komunikasi.

Sebelumnya terdapat lima peluncuran yang gagal berturut-turut untuk program Simorgh, roket pembawa satelit lainnya.

Pos terkait