Rutan Kelas IIB Batusangkar Konsisten Gelar Pendidikan Kesetaraan, Beri Akses Belajar dan Bekal Masa Depan Warga Binaan

Rutan Kelas IIB Batusangkar Gelar Pendidikan Kesetaraan. (Foto: Rutan Batusangkar).
Rutan Kelas IIB Batusangkar Gelar Pendidikan Kesetaraan. (Foto: Rutan Batusangkar).

BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar kembali melaksanakan Program Pendidikan Kesetaraan bagi warga binaan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian nyata upaya pemenuhan hak pendidikan sekaligus memperkuat proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Bacaan Lainnya

Program ini terselenggara berkat kerja sama strategis dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Tanah Datar. Melalui kolaborasi ini, warga binaan mendapatkan kesempatan berharga mengikuti pendidikan yang setara dengan jenjang pendidikan formal, sehingga proses belajar tidak terputus meskipun sedang menjalani masa pembinaan.

Materi pembelajaran disusun dan disampaikan secara terarah serta disesuaikan dengan jenjang masing-masing peserta. Suasana kegiatan berjalan tertib dan penuh semangat; warga binaan tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran, menunjukkan kesungguhan diri untuk terus menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan.

Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menegaskan bahwa akses pendidikan menjadi pilar penting dalam pembinaan warga binaan.

“Kami terus berupaya memberikan akses pendidikan kepada warga binaan. Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap mereka dapat memperoleh pengetahuan dan bekal yang bermanfaat sebagai persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujar Reza.

Lebih dari sekadar kesempatan melanjutkan sekolah, program ini dirancang untuk membangkitkan motivasi, meningkatkan kualitas diri, serta membekali mereka kemampuan agar siap menjalani kehidupan yang lebih baik dan mandiri setelah selesai menjalani masa pidana.

Rutan Kelas IIB Batusangkar berkomitmen terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan, termasuk di bidang pendidikan. Langkah ini sejalan dengan tujuan mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi penuh pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan kelak. (Dion).

Pos terkait