BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar terus konsisten melanjutkan pelaksanaan program Pesantren Ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini menjadi salah satu pilar utama pembinaan kepribadian di bidang keagamaan, bertujuan memperdalam pemahaman sekaligus mendorong pengamalan nilai-nilai keislaman bagi setiap warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Program ini berjalan berkat kerja sama yang terjalin erat antara Rutan Kelas IIB Batusangkar dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tanah Datar.
Tenaga pengajar dan pembina yang berkompeten dari BKPRMI secara rutin hadir membekali WBP dengan berbagai materi, mulai dari pembelajaran Al-Qur’an, tata cara dan makna ibadah, kajian keislaman, hingga pembinaan akhlak dan moral yang menyentuh pembentukan karakter.
Kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini dirancang tidak hanya memberi manfaat selama warga binaan berada di dalam lingkungan rutan, tetapi menjadi bekal berharga saat mereka kembali berinteraksi dan hidup di tengah masyarakat nanti.
Konsistensi pelaksanaannya menjadi bukti nyata komitmen Rutan Kelas IIB Batusangkar menghadirkan pembinaan yang humanis, berorientasi pada perubahan perilaku positif, serta peningkatan kualitas spiritual setiap warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, pada Selasa (1/9/2026) menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memegang peran sangat penting dalam membentuk kepribadian warga binaan.
“Kami akan terus berkomitmen melanjutkan program Pesantren Ibadah ini sebagai wadah bagi warga binaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama. Dengan adanya sinergi bersama BKPRMI Tanah Datar, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bekal bagi WBP untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta siap kembali dan diterima di tengah masyarakat,” ungkap Reza.





