Anies dan Ganjar Naik Haji: Kompak Ibadah di Tengah Persaingan Pilpres

Para jemaah haji mengelilingi Ka'bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, dalam pelaksanaan ibadah haji tahunan di Mekkah, Arab Saudi, Minggu, 25 Juni 2023. (AP/Amr Nabil)
Para jemaah haji mengelilingi Ka'bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, dalam pelaksanaan ibadah haji tahunan di Mekkah, Arab Saudi, Minggu, 25 Juni 2023. (AP/Amr Nabil)

Publikasi Berbau Agama Meningkat

Sepanjang delapan bulan tersisa menjelang pilpres, Acep Yoni yang juga seorang guru di sekolah keagamaan di Yogyakarta meyakini akan para capres akan semakin gencar dengan publikasi berbau agama. Salah satu tujuan utamanya, adalah memberi kesan bahwa mereka didukung oleh ulama.

“Ada kesan calon itu dekat dengan kyai. Tentu sebagai jamaah dari kyai tersebut, sebagai santri, sebagai alumni pesantren kyai tersebut, saya akan sami’na wa atho’na dengan kyai tersebut. Ketika kyai bilang ini calon yang baik, maka saya tanpa harus banyak berpikir yakin, itu yang terbaik,” papar Acep.

Bacaan Lainnya

Sami’na wa atho’na adalah salah satu petikan dari ayat kitab suci Al-Qur’an yang berarti ‘kami dengar dan kami taat.’

Namun, pada titik tertentu, Acep tetap meyakini bahwa politisi datang ke tokoh agama, juga terkait dengan restu dan doa-doa. Tidak sepenuhnya sekadar memanfaatkan agama sebagai isu pendulang suara.

Ahmad Norma juga meyakini, persinggungan politisi khususnya calon presiden dengan isu keagamaan akan makin gencar ke depan.

“Komposisi antara politik Islam dan politik nasionalis itu 45 banding 55. Nasionalis masih tetap lebih banyak, tetapi jaraknya enggak terlalu jauh. Jadi menarik simpati semua kalangan itu pasti akan dilakukan,” ucapnya.

Tunjung Sulaksono mengingatkan, baik Anies maupun Ganjar membutuhkan suara muslim untuk bisa memenangkan Pilpres.

“Sehingga “terlihat muslim” itu saya kira akan menjadi salah satu social capital yang luar biasa, untuk bisa mendapatkan simpati dari para pemilih muslim, yang jumlahnya masih 80 persen lebih,” ujarnya.

Namun, bagaimanapun, haji adalah panggilan dari Allah. Tunjung masih meyakini, keduanya datang ke tanah suci dengan niat untuk memenuhi panggilan itu. Meski dia tidak menampik, peristiwa dalam foto yang tersebar luas itu, memiliki banyak tafsir. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 644

Pos terkait