Isu Masuknya PT. KJJ Kembali Ramai Dibahas Warga Pulau Jemaja, Tokoh Pemuda Ulu Maras Tolak Keras

Anambas, JurnalTerkini.id – Nama perusahaan PT. Kartika Jemaja Jaya atau PT. KJJ kembali menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat Pulau Jemaja. Isu ini bahkan memicu perdebatan di sejumlah grup WhatsApp warga selama beberapa bulan terakhir.

PT. KJJ sendiri pernah beroperasi di Pulau Jemaja pada tahun 2019. Namun aktivitasnya tidak berlangsung lama setelah alat berat dan kantor perusahaan dibakar oleh massa.

Bacaan Lainnya

Kini, rencana perusahaan yang dikabarkan akan kembali masuk ke wilayah Pulau Jemaja kembali memicu keresahan masyarakat, khususnya terkait dampak terhadap hutan dan lingkungan.

Menyikapi hal tersebut, salah satu tokoh pemuda Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Antoni, menyatakan penolakannya secara tegas terhadap masuknya PT. KJJ di wilayah Pulau Jemaja, Rabu (29/7/2026).

“Jika perusahaan masuk maka hutang kami yang hijau ini akan habis dibabat mereka,” ujar Antoni kepada media ini melalui telepon pintar.

Ia juga menyoroti kondisi hutan di Pulau Jemaja saat ini yang menurutnya sudah mengalami kerusakan di beberapa titik, meskipun perusahaan belum beroperasi kembali.

“Saat ini saja perusahaan belum masuk, hutan di beberapa titik sudah gundul dibabat oleh penyinso,” katanya.

Antoni menyebutkan sejumlah lokasi yang dinilai sudah mengalami kerusakan, di antaranya wilayah Ulu Maras, Kuala Maras bagian atas, area Air Terjun Neraja, Dapit Mampok, Telapak Atas, Gunung Liang, Muntai, Telok, Pulau Ayam, dan Somil Atas.

Selain itu, ia juga menyoroti minimnya pengawasan dari pihak berwenang terhadap aktivitas di kawasan hutan.

“Gunung Jemaja tanpa pengawasan dari Polhut. Tupoksi Polhutnya tidak ada sama sekali,” ucapnya.

Antoni berharap pihak Polisi Kehutanan dapat lebih aktif dalam menjaga kelestarian hutan di Pulau Jemaja.

“Saya berharap kepada pihak Polhut untuk bekerja dengan keras menjaga hutan. Masyarakat pulau Jemaja bukan anti investasi tapi ini investasi yang ramah lingkungan bukan sperti pembabatan hutan,” tegasnya.(Fen)

Total Views: 16

Pos terkait