Dengan disetujuinya pemekaran yang sudah dirancang sejak cukup lama ini, Rafiq menuturkan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan beberapa hal yang diperlukan untuk pemekaran.
“Mudah-mudahan tahun 2021 ini perkantoran, SDM, sarana prasarana, kami siapkan,” ucapnya.
Sambungnya, Rafiq menjelaskan pihaknya telah menyiapkan lahan untuk pembangunan gedung perkantoran.
“Lahannya sudah, bahkan seperti di Kecamatan Sugie Besar ada yang menghibahkan,” ucapnya.
Selain lahan, Pemerintah juga menyiapkan akses infrastruktur jalan memadai yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
Lebih lanjut, kata dia , perihal SDM di kedua Kecamatan baru itu, nantinya akan diisi oleh para anak tempatan yang potensi dan mampu bekerja secara profesional.
“Hal itu tidak menutup kemungkinan, dan keinginan kita dalam pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” jelasnya.
Pembentukan dua kecamatan baru ini, menurut bupati tidak lain untuk pemerataan pembangunan, atau mengejar ketertinggalan daerah pulau dari kecamatan yang sudah terbentuk sejak Karimun menjadi kabupaten. (yra)
Baca juga: Ketua DPRD Karimun: Prioritas Tenaga Kerja Lokal Jangan Hanya Kata-kata





