Polio Mengancam, WHO Desak Gencatan Senjata Segera di Gaza untuk Vaksinasi Massal

Warga Palestina yang mengungsi akibat serangan udara dan darat Israel di Jalur Gaza, berjalan melewati aliran limbah gelap yang mengalir ke jalan-jalan kota selatan Khan Younis, Jalur Gaza, pada 4 Juli 2024. (Foto: AP)
Warga Palestina yang mengungsi akibat serangan udara dan darat Israel di Jalur Gaza, berjalan melewati aliran limbah gelap yang mengalir ke jalan-jalan kota selatan Khan Younis, Jalur Gaza, pada 4 Juli 2024. (Foto: AP)

Kementerian Kesehatan di Ramallah di Tepi Barat mengatakan pada Jumat malam bahwa tes yang dilakukan di Yordania mengonfirmasi satu kasus pada seorang anak berusia 10 bulan di Gaza.

Pekerja bantuan mengantisipasi jumlah kasus yang diduga akan meningkat, dan khawatir bahwa penyakit ini akan sulit dikendalikan tanpa adanya intervensi segera.

Bacaan Lainnya

Petugas kesehatan di Gaza bersiap untuk kampanye vaksinasi massal yang akan dimulai pada akhir Agustus dan berlanjut hingga September.

Tujuannya adalah untuk mengimunisasi 640.000 anak di bawah usia 10 tahun melalui dua putaran vaksinasi, kata WHO.

Badan militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil Palestina, yang dikenal dengan akronim COGAT, mengatakan pihaknya “bersiap untuk mendukung kampanye vaksinasi yang komprehensif.”

Militer mengatakan kampanye vaksinasi telah dimulai untuk semua pasukan darat dan pihaknya bekerja sama dengan berbagai organisasi untuk membawa lebih banyak vaksin ke Gaza.

Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa mereka akan mendukung gencatan senjata tujuh hari untuk memfasilitasi vaksinasi. Pembicaraan gencatan senjata dilanjutkan di Kairo minggu depan.

Kekhawatiran terhadap polio pertama kali muncul ketika WHO mengumumkan pada bulan Juli bahwa sampel limbah yang dikumpulkan dari enam lokasi di Khan Younis dan Deir al-Balah, di Gaza tengah dan selatan, dinyatakan positif mengandung varian virus yang digunakan dalam vaksin itu. [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 471

Pos terkait