Lebih jauh, Agung memaparkan hal lain yang juga harus terus diupayakan dalam konteks perdamaian dan resolusi konflik adalah adanya positive peace atau perdamaian yang sifatnya harmonis, langgeng, jangka panjang dan menunjukkan bahwa kedua belah pihak bisa hidup secara berdampingan.
“Kalau kemudian positive peacenya belum bisa dicapai, yang kemudian harus tetap diupayakan secara segera dan darurat adalah negative peacenya atau ketiadaan kekerasannya. Salah satu gagasan yang penting kemudian kembali untuk dicoba adalah kehadiran pasukan internasional, dalam hal ini adalah memang pasukan yang punya legitimasi entah di bawah UN atau bersama dengan negara-negara Arab itu memberikan suatu ruang bahwa kekerasan harus berusaha untuk kemudian ditekan. Walaupun ini memang membutuhkan afirmasi dari kedua belah pihak yang berperang,” jelasnya.
Menurutnya upaya tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk kemudian memulai pembicaraan terkait penciptaan peace building dan hal-hal positif lainnya. [voa]
Jaringan: VOA






