Menlu Retno Sebut Ada Upaya Sistematis untuk Terus Hambat Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Truk-truk yang membawa bantuan ke Gaza terhenti setelah dirusak oleh para pemukim Israel dekat pos pemeriksaan tak jauh dari Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, Selasa, 14 Mei 2024. (Foto: Mussa Qawasma/Reuters)
Truk-truk yang membawa bantuan ke Gaza terhenti setelah dirusak oleh para pemukim Israel dekat pos pemeriksaan tak jauh dari Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, Selasa, 14 Mei 2024. (Foto: Mussa Qawasma/Reuters)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi meyakini ada upaya yang cukup sistematis untuk menghambat berbagai bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan untuk masyarakat Palestina yang berada di Gaza.

Hal tersebut disampaikan oleh Menlu Retno untuk merespons adanya perusakan bantuan kemanusiaan ke Gaza pada Senin (13/5/2024).

Bacaan Lainnya

“Kita sangat prihatin bahwa bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza dari waktu ke waktu terus dihambat, dan yang terakhir itu dirayah (dijarah) di depan aparat dari Israel. Jadi pembiaran ini terus dilakukan, dan saya yakin bahwa ini adalah upaya yang tersistematis. Upaya untuk terus menghambat bantuan kemanusiaan ke Gaza,” ungkap Menlu yang ditemui di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/5/2024).

Indonesia, kata Menlu Retno, mengutuk keras tindakan-tindakan yang sedianya selalu menghambat bantuan kemanusiaan tersebut, mengingat bantuan-bantuan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Gaza.

Pihaknya, kata Menlu juga sudah berbicara dengan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyerukan agar kejadian seperti itu jangan sampai terjadi lagi.

“Indonesia di dalam call, kita mengatakan seharusnya para pelaku itu ditindak dan ada upaya untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi. Bantuan kemanusiaan harus mendapatkan prioritas untuk dapat disalurkan tanpa hambatan,” tegasnya.

Total Views: 708

Pos terkait