Jurus Terakhir Jelang Pemungutan Suara

Tiga pasang capres-cawapres mengikuti debat kelima atau debat terakhir di Jakarta, hari Minggu (4/2/2024). Courtesy : TPN Prabowo-Gibran
Tiga pasang capres-cawapres mengikuti debat kelima atau debat terakhir di Jakarta, hari Minggu (4/2/2024). Courtesy : TPN Prabowo-Gibran

TPN Ganjar-Mahfud Ingin Tingkatkan Investasi dari AS

Ditanya adakah harapan khusus pada Amerika jika kelak memenangkan pemilu, Andika Perkasa mengatakan timnya berharap dapat meningkatkan investasi dari Amerika sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Bacaan Lainnya

“Amerika jelas punya banyak kontribusi karena kemampuan Amerika berinvestasi adalah yang terbesar di dunia. Kemampuan investasi Amerika ke luar 33 persen, tetapi yang masuk ke Indonesia masih sedikit sekali. Yang lain ke mana? Bandingkan dengan China yang kemampuan investasi ke luar hanya 8,5 persen atau berarti sangat jauh dengan AS, tetapi yang masuk ke Indonesia lebih banyak,” jelas Andika.

“Kemampuan Amerika lebih dari tiga kali lipat persen, tetapi kenapa yang masuk Indonesia sedikit sekali. Mungkin karena iklim investasi kita belum bagus, masih banyak korupsi, kepastian hukum kita berubah-ubah. Jika ini semua diperbaiki, saya yakin investasi Amerika berlipat ganda dan dapat dimanfaatkan untuk membuka lapangan pekerjaan di negara kita,” ujarnya dengan mata berbinar.

TPN Prabowo-Gibran: “Seribu Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak”

Sementara Saraswati Djojohadikusumo kembali menekankan pernyataan Prabowo yang kerap disampaikan sebelumnya, soal seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak.

“Prabowo sangat paham tantangan yang akan dihadapi dari segi geopolitik dunia, salah satunya adalah rivalitas AS-China. Untuk itu penting bagi Indonesia untuk memperkuat dirinya sendiri dari pertahanan, swasembaga pangan, juga ekonominya. Ekonomi hijau, ekonomi biru, ekonomi syariah, ekonomi digital dan lain lain. Jika kita bisa memastikan bahwa masyarakat kita memiliki lumbung pangan yang sangat kuat sehingga tidak bersandar pada impor yang pasti akan terdampak konflik yang terjadi,” sebutnya.

Pos terkait