Langkah mantap Aditya menuju jenjang putih abu-abu berkat PT Timah

PT Timah Tbk menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada Aditya untuk melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 4 Kundur Barat. (Timah)
PT Timah Tbk menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada Aditya untuk melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 4 Kundur Barat. (Timah)

Karimun, JurnalTerkini.id – Bagi Amir, warga Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, setiap lembar rupiah yang didapatnya harus dipilah dengan cermat.

Pekerjaannya yang tak tentu—kadang melaut menangkap ikan, kadang mencari upahan di darat—membuatnya harus memutar otak untuk mencukupi kebutuhan harian keluarga.

Bacaan Lainnya

Kerap kali, kecemasan menggelayut di benak Amir saat memikirkan masa depan putra keduanya, Mohd. Aditya Kurniawan. Meski lulus dari SMP Negeri 1 Kundur Barat dengan predikat mentereng sebagai juara pertama di sekolahnya, mimpi Aditya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA Negeri 4 Kundur Barat sempat terganjal urusan biaya dasar.

Meskipun biaya pendidikan di sekolah negeri tak dipungut bayaran, pemenuhan kebutuhan dasar seperti seragam, buku, alat tulis, dan sepatu tetap membutuhkan dana yang tak sedikit bagi keluarga berpenghasilan tak menentu.

“Sebelumnya saya sempat bingung memikirkan biaya membeli perlengkapan sekolah karena penghasilan tidak menentu. Kadang bekerja di laut, kadang di darat,” ujar Amir mengenang keresahannya beberapa waktu lalu.

Namun, keterbatasan ekonomi itu tak menyurutkan tekad Amir. Sebagai seorang ayah, ia terus mencari jalan agar cita-cita putranya yang berprestasi tidak putus di tengah jalan.

Harapan itu akhirnya menemukan jalan terang ketika program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah menyasar keluarga kurang mampu berprestasi di wilayah operasional Kundur Barat. Kucuran bantuan dana pendidikan dialokasikan khusus untuk melengkapi seluruh kebutuhan perlengkapan sekolah Aditya jelang tahun ajaran baru.

Kini, Aditya tak lagi canggung menatap hari pertamanya mengenakan seragam putih abu-abu. Bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban finansial keluarga Amir, tetapi juga menjaga asa seorang anak daerah untuk terus mengejar cita-citanya melalui jalur pendidikan.

“Sebagai orang tua, saya memang ingin anak terus sekolah. Walaupun keadaan ekonomi terbatas, kami tetap berusaha agar cita-citanya bisa tercapai. Syukur sekarang tidak terlalu kesulitan lagi,” tutur Amir dengan nada legah. (rdi)

Baca juga: PT Timah dukung lomba mancing promosikan wisata Pantai Batu Besar Karimun

Total Views: 14

Pos terkait