“Ini adalah sebuah kesungguhan bangsa Indonesia dan umat Islam serta pemerintah Indonesia untuk ikut menjaga ketertiban dunia. Kita bersyukur masyarakat kita hari ini bersatu menjaga ukhuwah islamiyah. Tidak mungkin kita berkumpul bersolawat apabila tidak ada persatuan dan kerukunan di antara kita,” ujar Muzani.
“Ketika Indonesia merdeka 1945, lalu satu tahun kemudian 1946, Palestina adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Mereka adalah saudara-saudara kita yang saa ini sedang kesulitan. Saat ini saudara-saudara kita di Palestina membutuhkan bantuan kita. Kita panjatkan doa sambil bersolawat untuk keselamatan saudara kita di Palestina,” imbuhnya.
Namun demikian, Muzani berharap menjelang tahun politik ini masyarakat harus tetap guyub meski berbeda pilihan. Perbedaan pilihan politik adalah hal yang biasa di alam demokrasi.
“Maka itu menjelang tahun politik, meski kita berbeda pilihan kita harus tetap jaga kebaikan, jaga persatuan. Jika tetangga kita ada berbuat kurang baik maka kita harus tetap berbuat baik. Solawat adalah cara kita untuk menjaga kebersamaan, semua merasa masa depan kita akan lebih baik dengan kita menjaga solawat kita,” tutup Muzani. (siberindo)
Editor: M Sarih





