Sepekan Pasokan Air Terhenti, Perumda: Ada Pekerjaan Revitalisasi Jaringan

Marsono, warga Bukit Tiung Atas menunjukkan kran air yang sering berhenti mengeluarkan air. Pelanggan PDAM Karimun mengeluh, suplai air sering macet. (foto: yra)
Ilustrasi: Seorang warga Bukit Tiung Atas menunjukkan kran air yang sering berhenti mengeluarkan air. Pelanggan PDAM Karimun mengeluh, suplai air sering macet. (foto: yra) (foto diambil beberapa waktu lalu)

“Hampir sepekan air tak mengalir. Kalau nunggak kena denda. Ada perimbangan lah dengan meningkatkan pelayanan,” ujar Hamdan, warga Pelipit.

Dia mengaku mendapat jawaban kurang memuaskan dari petugas Perumda Tirta Karimun. “Jawabnya ini pekerjaan Dinas PU,” katanya.

Bacaan Lainnya

Hamdan menyebutkan air baru mengalir melalui kran di kamar mandinya pada Minggu kemarin namun kualitasnya masih belum memuaskan.

“Airnya agak kekuning-kuningan,” katanya.

Sementara, Muhammad Dong, warga lain mengaku terpaksa menampung air hujan akibat terputusnya pasokan dari Perumda Tirta Karimun.

“Untung musim hujan. Kam bisa tampung air hujan pakai ember,” ujarnya. (rdi)

Total Views: 790

Pos terkait