Karimun, JurnalTerkini.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Karimun menyatakan penghentian sementara distribusi air bersih di beberapa wilayah di Pulau Karimun Besar, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau pekan lalu disebabkan adanya pekerjaan revitalisasi jaringan pipa.
“5 hari pekerjaan lintasan revitalisasi pipa galvanis (jaringan distribusi utama) di Kecamatan Tebing. Yang sebelumnya di Kec Meral. Sehingga terpaksa distribusi air dihentikan sementara waktu,” kata Direktur Perumda Tirta Karimun Herry Budhiarto melalui pesan whatsapp yang diterima JurnalTerkini.id, Selasa (13/12/2022).
Herry menyangkal terhentinya distribusi air kepada pelanggan selama 6 hari dikarenakan ada pekerjaan revitalisasi jaringan distribusi utama.
“Persisnya bukan buruknya pelayanan tapi kami sedang melakukan penyehatan dan pengembangan secara bertahap,” ucapnya.
Pekerjaan revitalisasi jaringan pipa ini, menurut dia merupakan salah satu bentuk dari bantuan pemerintah daerah melalui APBD dalam bentuk penanaman modal daerah (PMD) 2022.
“(Proyek ini) oleh Dinas PUPR yang dikerjakan oleh kontraktor. Mohon dukungan dan doanya agar kegiatan ini lancar demi kebutuhan dasar air bersih,” ujar Herry.
Sebelumnya, beberapa warga di kawasan Pelipit, Kelurahan Sei Lakam Timur, Tanjung Balai Karimun mengeluhkan terputusnya pasokan air bersih dari Perumda Tirta Karimun.





