Sumenep, Jurnal Terkini – Dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan menjelang pergantian tahun baru 2022, PLN ULP Kangean terus mempercepat progres pemasangan listrik di daerah terpencil. Sabtu, 25/12/21.
Sebanyak 3195 pelanggan dari Desa Angkatan, Gelaman, Batuputih, Jukong-jukong, Buddi, Kolo-kolo, Torjek, Tembayangan, dan Desa Cangkraman, kini sedang dilakukan tahap pembangunan jaringan yang rencana akan selesai pada awal tahun 2022.
Manager PLN ULP Kangean, Muhammad Daan Agung Lazuardi, menambahkan saat ini PLN pun tengah membangun perluasan jaringan interkoneksi di Pulau Mamburit dan Pulau Sagubing sebanyak 800 pelanggan.
“Untuk potensi pelanggan di Pulau Kangean adalah sekitar 20 ribu rumah, dan yang sudah tersambung adalah sekitar 19,5 ribu pelanggan,” ungkap Daan.
Sebelumnya, telah marak beredar video ibu-ibu warga Desa Kolo-kolo, Kangean, menarik kabel listrik di jalanan berlumpur pada (22/12) lalu.
“Kami mengapresiasi inisiatif warga membantu petugas PLN menarik kabel di jalan berlumpur, karena hal ini menunjukkan semangat dan antusiasme yang luar biasa dalam mendukung PLN agar listrik dapat segera dapat dinyalakan di rumah-rumah warga,” tambah Daan.
“Namun kedepannya kami menghimbau agar warga tidak turut serta dalam kegiatan serupa mengingat pentingnya keselamatan kerja dalam setiap pekerjaan di lapangan” jelasnya
Menurutnya, PLN akan mengupayakan semaksimal mungkin agar pekerjaan pembangunan listri tersebut bisa berjalan dengan optimal, meskipun kondisi jalan berlumpur tersebut sempat menghambat distribusi material.
“Mohon dukungan dan kerjasamanya agar personel PLN dapat menjalankan tugasnya dengan lancar agar masyarakat Kabupaten Sumenep bisa menikmatinya sesuai dengan program Pemkab Sumenep yang berencana untuk memberikan aliran listrik bagi masyarakat di kepulauan yang belum menikmati listrik secara bertahap hingga tahun 2023” pungkasnya.
Program prioritas Pemerintah Sumenep ini diperkirakan selesai pada tahun 2023. (Mr/Fiki)






