Pamekasan, Jurnal Terkini – Program prioritas Pemkab Pamekasan yang diampu oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) yakni perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH), sanitasi dan bantuan air bersih, kini mulai terlihat. Rabu, 2/2/22.
Pemkab Pamekasan melalui DPRKP, menargetkan sebanyak 960 rumah yang akan disasar pada tahun 2022 se Kabupaten Pamekasan.
Menurut Muharram, Kepala DPRKP Kab. Pamekasan, Peningkatan tersebut terlihat lebih banyak dari pada tahun sebelumnya yang jumlahnya 760 unit RTLH menjadi Rumah Layak Huni (RLH).
“Setiap penerima bantuan RTLH akan mendapat dana sebesar Rp 17,5 juta, akan salurkan melalui rekening penerima bantuan,” ujarnya saat dimintai keterangan di kantornya.
“Tapi penerima bantuan tidak diperkenankan menerima dalam bentuk uang cash, tapi dalam bentuk barang-barang kebutuhan,” lanjutnya.
Menurutnya, bantuan tersebut bisa dicairkan dalam bentuk barang, namun prosesnya nanti melalui kelompok masing-masing.
“Jadi nanti ada kelompoknya, setiap kelompok terdiri dari 10 orang, mereka nanti yang akan melakukan survie terkait kebutuhan dan harga barangnya” terangnya.
Sejak awal Bupati Baddrut Tamam, memimpin Pamekasan, hingga saat ini, program RTLH terus meningkat setiap tahunnya.
“Dulu diawal itu 220 unit, tahun berikutnya 700 unit, dan sekarang paling banyak 960 unit rumah yang akan kita sasar” jelas Muharram.(Fiki)






