Keluar Masuk Meranti Wajib Kantongi Sertifikat Vaksin, Diperketat

Rapat Satgas Covid-19 Kepulauan Meranti dipimpin oleh Kapolres Eko Wimpiyanto SIK didampingi oleh Sekda Kamsol yang diikuti oleh pihak terkait di Indobaru, Selasa (13/7/21) malam.
Rapat Satgas Covid-19 Kepulauan Meranti dipimpin oleh Kapolres Eko Wimpiyanto SIK didampingi oleh Sekda Kamsol yang diikuti oleh pihak terkait di Indobaru, Selasa (13/7/21) malam.

Begitu juga penyedia transportasi umum, tim gabungan akan rutin melakukan pengecekan armada jelang keberangkatan. “Kita minta penyedia tranportasi itu untuk mematuhi jarak aman penumpang, minimal 50 persen dari kapasitas kapal,” ungkapnya. 

Tentunya langkah ini, menurut Eko sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 yang diasumsikan akan bertambah jika tidak dilakukan pengetatan secara ekstra. 

Bacaan Lainnya

Dari data Satgas Covid-19 Kepulauan Meranti, beberapa hari belakangan jumlah sebaran warga yang terjangkit kian mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya tidak lebih dari 30 kasus, dua hari terakhir naik menjadi dua kali lipat.

Seperti di sampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Meranti, jumlah kasus aktif yang tersebar mencapai 64 kasus. Sementara jumlah total sebaran kumulatif sebanyak 1135 kasus, sembuh 1039 kasus, dan yang meninggal dunia tercatat 32 kasus. 

“Dari total kasus aktif di Kepulauan Meranti dominan terjadi di Teluk Belitung sebanyak 27 kasus. Seluruh pasien berasal dari PT. EMP Macca Strait. Untuk itu wilayah operasional kami tetapkan sebagai zona merah,” ungkapnya. (Burhan)

Baca juga: DPRD Sampaikan Pandangan Fraksi Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kepulauan Meranti

Total Views: 382

Pos terkait