Antisipasi Karhutla, KPH Mandah Koordinasi dengan Perusahaan Pemegang Izin Konsesi Kehutanan

  • Whatsapp

Inhil, JurnalTerkini.id – Gubernur Provinsi Riau Syamsuar, secara resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau pada 15 Februari hingga 31 Oktober 2021.

Hal ini berpedoman pada Permen LHK Nomor: P.9/MenLHK/Setjen/Kum.1/3/2018 tentang Kriteria Teknis Status Kesiagaan dan Darurat Kebakaran Hutan dan lahan lalu Peraturan Gubernur Riau Nomor 09 Tahun 2020 tentang Prosedur Tetap Kriteria Penetapan Status Keadaan Bencana dan Komando Satgas Pengendalian Karhutla di Provinsi Riau.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti status siaga darurat bencana Karhutla di Riau , Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Dr. Dr.Ir.Mamun Murod, MM.MH, melalui UPT KPH Mandah – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau yang berkedudukan di Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat untuk untuk berkoordinasi dengan Perusahaan Pemegang Ijin konsesi kehutanan pada wilayah kerja KPH Mandah di Kabupaten Indragiri Hilir dalam hal strategi pencegahan dan pengendalian karhutla.

Untuk mengantisipasi Karhutla , pada Senin (22/2/21) bertempat di Kantor KPH Mandah di Tembilahan, KPH Mandah dipimpin langsung oleh Kepala KPH Mandah Joko Yuni Purwanto, S.Hut berkoordinasi dengan PT. Bina Duta Laksana, PT. Mutiara Sabuk Khatulistiwa, PT. Riau Indo Agropalma dan PT. Sumatera Riang Lestari terkait pola pencegahan dan pengendalian karhutla baik di dalam areal konsesi maupun tanggung jawab perusahaan diluar areal konsesi.

space iklan HPN

Pos terkait