Dari Rumah ke Rumah, 1320 Petugas di Kabupaten Tegal Siap Laksanakan Sensus Ekonomi 2026

Apel siaga Sensus Ekonomi 2026, Jumat (12/06). (Foto: Humas Pemkab Tegal)

TEGAL, Jurnalterkini.id – Wulandari Novianti (41) tak pernah membayangkan dirinya akan menjadi bagian dari agenda statistik terbesar di Indonesia. Ibu rumah tangga asal Kecamatan Suradadi itu kini menjadi salah satu dari 1.320 petugas yang akan diterjunkan untuk mendata rumah tangga dan unit usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Tegal.

Kesiapan para petugas tersebut ditandai dengan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Tegal, Jumat (12/06/2026). Dari total petugas yang disiapkan, sebanyak 1.169 orang bertugas sebagai pencacah lapangan dan 151 lainnya sebagai pengawas.

Bagi Wulandari, keikutsertaannya dalam sensus ini menjadi pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penyediaan data yang akurat.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya. Diperkirakan setiap petugas akan mendata sekitar 500 hingga 700 keluarga. Objek pendataan tidak hanya rumah tangga, tetapi mencakup seluruh bangunan di wilayah sasaran, mulai dari kantor pemerintahan hingga bangunan kosong,” ujarnya.

Meski sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga, Wulandari mengaku siap menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab. Sebelum diterjunkan ke lapangan, ia telah mengikuti Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi Gelombang III yang berlangsung pada 5–8 Juni 2026 di Hotel Permata.

Pemerintah Kabupaten Tegal menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang menjadi agenda strategis nasional. Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Tegal Budi Eko Setiawan yang memimpin apel siaga menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari sensus akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

“Dalam menghadapi era pembangunan yang semakin dinamis dan kompetitif, data merupakan kompas pembangunan. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Sebaliknya, data yang tidak akurat dapat menyebabkan program pembangunan tidak tepat sasaran,” kata Budi Eko.

Ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar sesuai kondisi yang sebenarnya.

“Terimalah mereka dengan baik dan berikan informasi yang benar sesuai kondisi yang sebenarnya. Partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Tegal Bambang Wahyu Ponco Aji menjelaskan bahwa sensus ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga usaha berskala besar.

Menurutnya, data yang dihasilkan akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan strategis, seperti pengembangan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor industri dan perdagangan.

“Pendataan usaha besar sebenarnya telah dimulai sejak 1 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Kami juga memerlukan dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah untuk membantu mengoordinasikan pelaku usaha besar agar dapat berpartisipasi aktif,” jelas Bambang.

Adapun pendataan lapangan secara menyeluruh dengan metode door-to-door ke rumah tangga dan tempat usaha akan dilaksanakan serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Melalui sensus ini, pemerintah berharap memperoleh data yang lebih lengkap dan akurat mengenai aktivitas ekonomi masyarakat. Data tersebut akan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Bagi Wulandari dan ribuan petugas lainnya, tugas yang akan dimulai dalam beberapa hari ke depan bukan sekadar kegiatan pendataan. Dari pintu ke pintu, mereka akan menghimpun informasi yang menjadi dasar perencanaan pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang diambil pemerintah dapat semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Supriyadi)

Total Views: 9

Pos terkait