Dinkesda Demak Apresiasi Kinerja Linsek Puskesmas Karangawen 2

Demak, jurnalterkini.id – Puskesmas Karangawen 2 bersama Forum Konsultasi Publik (FKP) menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I di Aula Gedung Puskesmas Karangawen 2, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, kepala SPPG di wilayah Karangawen 2, serta perwakilan Dinas Kesehatan daerah Kabupaten Demak.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Karangawen Ali Mahbub, Kapolsek Karangawen AKP Mujiono, Danramil Karangawen Kapten.Kav. Slamet Udoyo, kepala SPPG wilayah kerja Puskesmas Karangawen 2, serta enam kepala desa yakni Tlogorejo, Rejosari, Jragung, Wonosekar, Margohayu, dan Teluk bersama perangkat.

Camat Karangawen Ali Mahbub mengatakan, menjelang dan selama Ramadan pihaknya telah menyepakati maklumat bersama guna menjaga kondusivitas wilayah. Ia juga menyampaikan apresiasi atas penurunan angka kematian ibu hamil di wilayah tersebut.

Namun, ia menyoroti peningkatan kasus penyakit menular. “Kasus TBC meningkat di Desa Tlogorejo dan Rejosari, sementara DBD di Desa Jragung mencapai 62 kasus,” ujarnya.

Terkait peningkatan pelayanan MBG dan SPPG, camat berencana mengundang kepala SPPG dan pengelola MBG untuk koordinasi monitoring dan evaluasi. “Kita harus saling menjaga nama baik dan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Kepala Puskesmas Karangawen 2, Lukluul Maknun, menyampaikan apresiasi atas dukungan para kepala desa yang dinilai responsif dalam membantu penurunan angka penyakit di wilayah kerja.

Ia menegaskan, pelayanan USG bagi ibu hamil diberikan secara gratis di Puskesmas Karangawen 2. Selain itu, program Desa Siaga, serta dukungan organisasi masyarakat seperti Fatayat dan Muslimat, dinilai berkontribusi dalam menekan angka penyakit.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan capaian CKG 2025 sebagai bagian dari evaluasi kinerja pelayanan kesehatan.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Puji Astuti, menilai partisipasi lintas sektor Puskesmas Karangawen 2 sangat baik.

“Terkait CKG, Dinkesda Demak mengutamakan peningkatan pelayanan. Di tengah efisiensi anggaran, kader posyandu harus dimaksimalkan,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan Kepala Puskesmas terkait honor kader pustu, Sri Puji menyatakan belum tersedia anggaran khusus untuk itu. Sementara untuk PMT balita stunting, intervensi dilakukan sesuai pedoman PKMK. Dana PMT masih tersedia sesuai arahan pusat, namun pelaksanaannya menyesuaikan kemampuan anggaran desa.

Dalam sesi FKP, Kepala Desa Jragung menanyakan pemberian MBG bagi anak pada hari Sabtu. Pihak SPPG menjawab bahwa distribusi tetap dapat dilakukan dan akan dirapel pada Sabtu di pekan berikutnya.

SPPG juga menanyakan apakah menu dari Dinkesda Demak diberikan serentak kepada seluruh sasaran atau hanya kategori 3B. Dijelaskan bahwa menu serentak diberikan kepada kelompok 3B yang mengalami masalah gizi selama 10 hari dan akan diulang dari menu awal.

Menutup kegiatan, Kapolsek Karangawen AKP Mujiono mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama Ramadan melalui maklumat “Jogo Demak” yang telah disepakati Forkopimcam dan Forkopimda.

Ia mengimbau masyarakat tidak membangunkan sahur dengan cara “klotekan”, tidak melakukan balap liar menjelang berbuka, serta tidak menggunakan sound horeg yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Lokakarya ini diharapkan menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan menjaga stabilitas wilayah Karangawen.(PH)

Total Views: 355

Pos terkait