Giat Loka karya Mini Lintas Sektoral Puskesmas Karangawen II di Aula Gedung Puskesmas. Rabu (24/6/26)./Dok.Foto.(jurnalterkini.id/Ponco).
Demak, jurnalterkini.id — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Karangawen menghadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor yang digelar Puskesmas Karangawen II di Aula gedung setempat, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Puskesmas Karangawen II dr. Lukluul Maknun, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Karangawen Ani Fahriyati, Danramil Karangawen Kapten Slamet Udoyo, Kapolsek Karangawen AKP Mujiono, perwakilan Batalyon TP 937 Lettu CKM dr. Shella Violita, enam kepala desa di wilayah kerja Puskesmas Karangawen II, serta sejumlah unsur organisasi dan lembaga, di antaranya Muslimat NU, Fatayat NU, Pondok Pesantren Al-Falah, Rodhotul Tholibin, dan KUA Karangawen.
Plt Camat Karangawen Ani Fahriyati secara resmi membuka Lokakarya Mini Triwulan Tahun 2026. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap forum ini mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Puskesmas Karangawen II sendiri membawahi enam desa, yakni Rejosari, Telogorejo, Margohayu, Jragung, Wonosekar, dan Teluk.

Dalam paparannya, Kepala Puskesmas Karangawen II dr. Lukluul Maknun menyampaikan sepuluh besar penyakit yang tercatat pada Mei 2026, meliputi ISPA, myalgia, diabetes melitus, hipertensi, pemantauan kehamilan normal, sakit kepala, gastritis, influenza, batuk, serta nasofaringitis akut.
Ia menekankan bahwa kasus hipertensi masih menjadi perhatian utama karena berpotensi memicu komplikasi berbagai penyakit, termasuk diabetes melitus. Meski demikian, ia menyebut angka kematian bayi dan balita di wilayah tersebut tercatat nol persen.
Selain itu, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) disebut telah berjalan sesuai regulasi. Upaya penelusuran kasus tuberkulosis melalui kerja sama dengan Bhabinkamtibmas dalam program kolaborasi Polda dan Dinas Kesehatan juga terus dilakukan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Demak, Heri Winarno, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program CKG agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat, seperti rutin beraktivitas fisik dan menjaga waktu istirahat.
Menurutnya, obesitas, hipertensi, dan diabetes melitus merupakan faktor utama yang dapat memicu komplikasi penyakit hingga berujung pada kematian.
Terkait tuberkulosis, Dinkesda Demak terus memperkuat penanganan melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa, termasuk pembentukan desa siaga TB. Selain itu, tingginya angka HIV/AIDS di Demak juga menjadi perhatian, terutama yang dipengaruhi oleh perilaku berisiko.
Melalui Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulanan Tahun 2026 ini, diharapkan capaian program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Karangawen II semakin optimal.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.(PH)





