Ia yakin bersama wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap cabang olahraga renang seperti merencanakan pembangunan kolam renang yang standarisasi.
“Insyaallah, kami berdua akan dukung terutama yang paling penting adalah kolam renang yang berstandarisasi. Jika kita memiliki biaya kita akan membangun kolam renang. Mengingat daerah kita merupakan daerah maritim, tentunya renang bagian dari keahlian yang harus kita miliki,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Firdaus ketua akuatik Karimun mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karimun yang telah memberikan pembinaan terhadap para atlit-atlit.
“Kami akuatik Karimun juga berterima kasih kepada dispora Kabupaten Karimun, karena dispora Karimun telah membantu kami dalam membina atlit-atlit yang terdaftar di dispora,” ucap Firdaus.
Menurutnya anggaran yang terbatas bukan menjadi penghalang bagi akuatik Karimun dalam menyelenggarakan kejuaraan renang untuk memperoleh atlit renang yang unggul.
“Tentunya dengan anggaran yang terbatas di dispora untuk pembinaan atlit bukan menjadi penghalang bagi kami makanya kami melaksanakan akuatik Karimun cup II ini untuk mencari bibit-bibit unggul yang akan kita perlombakan di POPDA tahun 2026,” kata Firdaus.
Ia tentunya berharap cabor renang akan kembali meraih prestasi dalam POPDA 2026 nantinya.
“Harapan kita, semoga di POPDA 2026 yang akan di selenggarakan di Tanjung Pinang, kita bisa menghasilkan prestasi-prestasi melalui cabor renang,” harapnya.(edy)






