
Karimun, JurnalTerkini.id – Banyaknya warga yang menganggur akibat pandemi COVID-19, membuat Bupati Karimun, Aunur Rafiq melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau penandatanganan kesepakatan bersama perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.
Dalam kesepakatan tersebut, Bupati meminta tiga perusahaan di antaranya PT Grace Rich Marine (GRM), Karimun Marine Shipyard (KMS) dan PT Multi Ocean Shipyard (MOS) untuk dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal dengan persentase 70 persen.
“Kami meminta komitmen ketiga perusahaan tersebut dalam hal penyerapan tenaga kerja agar memprioritaskan 70 persen tenaga kerja lokal,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada jurnalterkini.id, Jumat (11/9/2020).
Lebih lanjut, ia menuturkan saat ini jumlah tenaga kerja di perusahaan-perusahaan di Karimun berjumlah kurang lebih 8.900 orang, sementara khusus di kawasan industri kurang lebih 5.300 orang.
Baca juga:
Kawasan Berikat pertama di Karimun mulai dibangun
Polling Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, siapa pasangan idola anda?





