Kawasan Berikat pertama di Karimun mulai dibangun

Kawasan Berikat pertama di Karimun mulai dibangun. Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan pembangunan Kawasan Berikat untuk PT Kundur Nusantara Development. (foto: yra)
Kawasan Berikat pertama di Karimun mulai dibangun. Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan pembangunan Kawasan Berikat untuk PT Kundur Nusantara Development. (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau meletakkan batu pertama pembangunan Kawasan Berikat PT Kundur Nusantara Development (KDN) di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Sabtu (5/9/2020).

Kawasan Berikat merupakan kawasan perekonomian dengan batas-batas yang telah ditentukan di dalam wilayah Republik Indonesia (RI).

Bacaan Lainnya

Di dalam Kawasan Berikat ini diberlakukan aturan-aturan khusus terkait kepabeanan. Aturan-aturan khusus dalam kawasan berikat ini diberlakukan atas barang yang dimasukkan dari luar daerah pabean atau dari dalam daerah pabean lainnya.

“Kawasan ini telah diberikan ke PT KDN untuk membangun sebuah Kawasan Berikat, jika selesai, barang impor akan bisa masuk kemudian dimodifikasi untuk dieskpor kembali, bisa untuk lokal dan bisa juga ke berbagai daerah,” ujar Aunur Rafiq kepada jurnalterkini.id.

Dengan peletakan batu pertama kawasan industri tersebut, Rafiq mengaku sangat berterima kasih kepada perusahaan yang akan melakukan investasi di Pulau Kundur.

“Pulau Kundur ini akan dijadikan sebagai kawasan industri dengan mengubah tata ruang dari yang semula kawasan pertanian nantinya menjadi kawasan industri dengan luasnya kurang lebih 1.900 hektare dan hari ini pembangunan awalnya dibutuhkan 3 hektare,” katanya.

Baca juga: Bupati dorong rencana investasi Kundur Nusantara Development

Total Views: 276

Pos terkait