Antusiasme juga terpancar dari umat katolik lainnya Johanna Michaela. Pasalnya, ia dan keluarganya akan mengikuti misa akbar secara langsung di Stadion GBK pada 5 September nanti. Ia merasa bersyukur bisa mengikuti undian dan memenangkan tiket untuk menghadiri dan melihat secara langsung Paus Fransiskus.
“Kebetulan bisa sekeluarga dapat, dan beda-beda caranya. Kalau aku daftar sebagai umat diundi terus dapat tiket, kalau suami memang dia anggota Dewan Paroki harian di gereja, sebenarnya awalnya tidak dapat, tetapi karena yang dapat undian tidak bisa pergi dia yang dapat. Terus kalau anak memang daftar untuk menjadi volunteer, akhirnya dapat. Makanya kebetulan sekeluarga, jadi langka banget,” ungkap Johanna ketika berbincang dengan VOA.
Kedatangan Paus Fransiskus ke tanah air pun memiliki makna tersendiri bagi Johanna. Menurutnya, sosok Paus Fransiskus merupakan panutan khususnya bagi umat katolik.
“Maknanya semoga bisa dapat berkat dari paus secara langsung, karena dia sebagai panutan, Paus itu orangnya berdedikasi sama semua umat, tidak hanya umat katolik, terus dia itu cinta kasihnya benar-benar, dan dia mau membagikan semuanya untuk seluruh umat manusia,” tuturnya.
Ia berharap kehadiran Paus Fransiskus ke Indonesia ini bisa mewujudkan perdamaian tidak hanya di tanah air, namun juga di seluruh dunia, apalagi katanya di Indonesia terdiri dari beragam agama, suku dan ras. [voa]
Jaringan: VOA






