Moran mengatakan keluarganya mengatakan kepadanya ada “peningkatan aksi kekerasan secara luar biasa” Selasa lalu (12/12/2023) dan bahwa sejumlah orang ditembak. Ia juga diberitahu bahwa dalam sebuah eskalasi lebih jauh, seorang ibu dan putrinya ditembak mati.
The Latin Patriarchate of Jerusalem mengatakan dua perempuan Kristen di kompleks gereja di Gaza itu dibunuh oleh penembak-penembak jitu Israel.
Hampir 19.000 Tewas, Belum Termasuk Ribuan yang Terkubur di Reruntuhan
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, wilayah yang dikendalikan oleh Hamas, mengatakan lebih dari 18.700 warga tewas akibat serangan-serangan Israel ke wilayah itu.
Namun data jumlah korban belum lagi dapat diperbarui sejak terjadinya pemutusan jaringan komunikasi. Angka itu juga belum mencakup ribuan korban lain yang terkubur di bawah puing-puing reruntuhan rumah dan bangunan yang dihantam Israel.
Militer Israel mengatakan 121 tentaranya tewas dalam pertempuran di Gaza. Israel juga mengatakan telah menewaskan ribuan militan, meskipun tidak memberikan bukti apapun.
Menteri luar negeri Inggris dan Jerman telah berulangkali menyerukan “gencatan senjata berkelanjutan,” yang disambut baik Moran. [voa]
Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam






