Prabowo dan Ganjar Pertimbangkan Akhiri Monopoli PLN

Aktivis lingkungan menggelar aksi teatrikal dan membentangkan spanduk bertuliskan 'PLN, berhenti kecanduan batu bara' sebagai protes terhadap kebijakan PLN terhadap batu bara di Jakarta pada 26 Oktober 2023. (Foto: BAY ISMOYO/AFP)
Aktivis lingkungan menggelar aksi teatrikal dan membentangkan spanduk bertuliskan 'PLN, berhenti kecanduan batu bara' sebagai protes terhadap kebijakan PLN terhadap batu bara di Jakarta pada 26 Oktober 2023. (Foto: BAY ISMOYO/AFP)

JAKARTA – Dua dari tiga calon presiden, yaitu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mantan Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sedang mempertimbangkan upaya mengakhiri monopoli PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi ke energi yang lebih ramah lingkungan.

Dalam penjelasan tim mereka kepada kantor berita Reuters, Prabowo dan Ganjar, yang bersaing ketat dalam survei baru-baru ini, ingin mengakhiri monopoli PLN agar para produsen energi terbarukan dapat menjual langsung ke pelanggan.

Bacaan Lainnya

Ini bukanlah tugas yang mudah mengingat Indonesia tidak memiliki peraturan yang diperlukan untuk menentukan biaya yang harus dibayarkan oleh produsen listrik independen kepada PLN dan cakupan layanan yang dapat ditawarkan PLN kepada mereka.

Geografi kepulauan yang luas juga menyebabkan jaringan listrik di pulau-pulau besar tidak saling terhubung, sehingga mempersulit pembagian listrik secara nasional.

Mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan, yang tertinggal dalam jajak pendapat, menyerukan peningkatan kepemimpinan dalam sektor tenaga listrik. Namun belum mengusulkan penghentian monopoli PLN.

Pembicaraan sebelumnya mengenai pembukaan sektor ini terhadap kompetisi mendapat penolakan karena adanya prospek bahwa tarif yang sekarang ditetapkan oleh pemerintah dapat berfluktuasi sesuai dengan kekuatan pasar.

Para pendukungnya berpendapat bahwa pembukaan sektor ini akan mempercepat penerapan energi terbarukan, karena produsen listrik independen akan diberi insentif untuk menawarkan energi ramah lingkungan kepada perusahaan-perusahaan yang berkomitmen pada netralitas karbon.

PLN merupakan satu-satunya penjual bagi sebagian besar pelanggan, mengelola pembangkit listrik dan juga membeli dari produsen independen, dengan lebih dari separuh pasokannya berasal dari batu bara dan 12% dari energi terbarukan. PLN tidak menanggapi permintaan komentar. Dikatakan, pihaknya berencana mengembangkan kapasitas terbarukan 31,6 GW dari 2024 hingga 2033.

Agam Subarkah, CEO perusahaan konsultan Cendekia Iklim Indonesia, mengatakan bahwa mendorong reformasi semacam itu memerlukan tekad. “Para capres ini harus tetap fokus pada tujuan kebijakan, yaitu mempercepat penerapan energi terbarukan, menawarkan harga yang kompetitif kepada pelanggan dan pengurangan emisi,” ujarnya.

Total Views: 624

Pos terkait