Sementara itu, Camat Kundur Barat Khaidir mengaku mulanya langsung menutup total ruas jalan menuju Pantai Timun yang amblas tersebut dengan memasang papan pemberitahuan.
Hanya saja, pihaknya kemudian membangun jembatan alternatif sementara yang merupakan permintaan warga setempat.
Hal tersebut lantaran jalan yang amblas itu merupakan jalan penghubung Desa Gemuruh dan Desa Kundur yang digunakan oleh masyarakat mengingat jarak tempuh yang lebih pendek dibandingkan jalan utama.
“Kita buat jembatan alternatif yang hanya bisa dilewati sepeda motor, ini permintaan warga karena perbedaannya lebih kurang 6 kilometer dari jalan utama,” kata Khaidir.
Diketahui, sebelumnya ruas jalan di Pantai Timun amblas lantaran tak kuat menahan derasnya air saat terjadinya hujan lebat yang melanda sejak Jumat (3/3/2023) malam.
Amblasnya bagian gorong-gorong jalan yang amblas itu diduga terjadi karena derasnya air saat hujan lebat. (yra)





