Musni menjelaskan bahwa kesiapan dan antusias para pedagang menjadi alasan pihaknya memilih Pasar Puan Maimun sebagai pasar pertama yang menerapkan QRIS di Kepri.
“Pasar Puan Maimun Karimun ini sangat siap, bahkan tercatat sudah 153 pedagang yang menerapkan transaksi QRIS ini. Jumlah tersebut juga akan terus bertambah,” jelasnya.
Musni menyebut penerapan QRIS sejalan dengan kebijakan dan program pemerintah terkait akselerasi perluasan digitalisasi untuk ekosistem ekonomi keuangan digital.
“Untuk itu kami akan terus mendorong pasar lainnya di Provinsi Kepri untuk menerapkan QRIS sebagai transaksi jual beli,” katanya.





