Dan bahkan, sebelumnya Ansar mengaku berulangkali rapat untuk menentukan bentuk dan pemilihan warna bersama OPD terkait, serta konsultan yang ditunjuk, hingga akhirnya disepakati sesuai dengan keinginan bersama saat ini.
“Alhamdulillah proyek mempercantik Kota Lama jalan Merdeka ini sekarang sedang berjalan. Pemerintah Provinsi Kepri juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat, terutama para pemilik ruko dan pengguna jalan. Karena semuanya telah membantu, sehingga proses pengerjaannya berjalan lancar. Kalaupun ada gangguan karena sedang dalam pengerjaan, kita harap agar dimaklumi. Percayalah akhir tahun ini Tanjungpinang akan lebih ‘bedelau’,” kata Ansar optimistis.
Selain memoles Kota Lama jalan Merdeka, proyek prioritas lainnya yang juga sedang digesa oleh Pemerintah Provinsi Kepri adalah pembangunan flyover depan Ramayama, kemudian proyek pelebaran jalan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah, revitalisasi Pulau Penyengat dan benerapa proyek lainnya.
“Kita bangun Tanjungpinang agar lebih berestetika. Sekali lagi saya katakan bahwa wajah Provinsi Kepri ini berada di Tanjungpinang. Ruang tamu akan mencerminkan wajah Kepri secara utuh. Dan jika Tanjungpinang sudah molek, tentu masyarakat juga akan lebih senang, nyaman dan tentram,” katanya.
Gubernur ansar juga mengakui jika dalam semua proyek pembangunan di Tanjungpinang, bahkan diseluruh Kepri semua unsur masyarakat selalu dilibatkan, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Kita tidak bisa membangun Kepri sendiri. Sehebat apapun kita, pasti butuh orang lain. Oleh sebab itu, secara pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Kepri, mari kita bangun Kepri ini bersama-sama. Percayalah, setiap orang dari kita memiliki peran masing-masing dalam membangun,” tutup Ansar. (*)
Sumber: kepri.siberindo.co
Baca juga: Cen Sui Lan Sebut Revitalisasi Pasar Baru Tanjungpinang Segera Dilaksanakan
Komplek pertokoan di Jalan Merdeka Tanjungpinang dicat warna warni oleh Pemprov Kepri. (Foto: Dokumen Diskominfo Kepri)





