Lebih lanjut, Ansar mengajak masyarakat untuk bersyukur karena Kepri mendapatkan hak istimewa dengan keberadaan kawasan khusus tersebut.
“Tidak semua daerah mendapatkan ini, sehingga kota dapat memacu investasi di daerah. Namun konsekuensi bagi negara adalah ada beberapa pendapatan negara yang hilang karena menjadi stimulus bagi investor baik di KEK maupun FTZ seperti masuk, tax allowance, maupun stimulus lain,” ujar Ansar.
Diketahui, FTZ adalah sebuah zona perdagangan bebas atau zona pemrosesan ekspor adalah satu atau beberapa negara di mana bea dan kuota dihapuskan dan kebutuhan akan birokrasi direndahkan dalam rangka menarik perusahaan-perusahaan dengan menambahkan insentif untuk melakukan usaha di sana. (YRA/ANT)






