RSUD Waru Manfaatkan DBHCHT untuk Pemenuhan Kebutuhan Medis

Pamekasan, Jurnal Terkini – Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk Rumah Sakit Umum Daerah (DBHCHT) Waru kini sudah mencapai 51 persen dari seluruh anggaran yang dikurukan ke pelayanan kesehatan. Selasa, 31/8/21.

Anggaran yang dikucurkan ke bidang kesehatan inilah alokasi untuk RSUD Waru itu digelontorkan.

Akhirnya bisa dialokasikan untuk berbagai pengadaan obat habis pakai dan layanan kesehatan lainnya di RSUD belahan Utara tersebut.

Kepada wartawan, dr. Hendarto, Direktur RSUD Waru, instansinya memanfaatkan 2 Milyar DBHCHT untuk berbagai hal sesuai aturan pemerintah.

Yaitu diantaranya, pengadaan obat dan Bahan Habis Pakai (BHP) yang memang dinilai perlu disiapkan sesegera mungkin.

“Untuk pengadaan obat dan Bahan Habis Pakai, seperti misalnya alkohol, betadine, handscoon, dan lain-lain. Kemudian juga untuk biaya servis alkes yang rusak, lalu untuk perbaikan alat dan untuk kalibrasi. Jadi ada empat peruntukannya,” tuturnya Senin siang.

ia menambahkan untuk pengadaan obat-obatan, saat ini sudah berjalan dan bertahap untuk pengadaan barangnya. Bahkan, sudah ada beberapa obat yang sudah tiba dan sesuai harapan, juga ada pula beberapa obat yang sudah proses pengiriman dari produsen.

“Alhamdulillah untuk pencapaian pembelajaan obat dan barang habis pakai sudah 51 persen menurut petugas pengadaan Kami,” ungkapnya pada media.

Dia mengakui DBHCHT sangat bermanfaat bagi RSUD Waru untuk pemenuhan kebutuhan medis, dalam meningkatkan mutu. Khususnya untuk pelayanan kepada masyarakat terutama juga untuk pembelian alat-alat kesehatan.

“Yang sekarang karena terbatas, kami tidak dapat alkes tetapi dalam alokasi untuk obat lalu perbaikan alat sama kalibrasi,” imbuhnya.(Fiki)

Total Views: 234

Pos terkait