Tidak hanya itu saja, dalam rangka percepatan pengurusan dokumen akta kelahiran, Disdukcapil Kampar melakukan kerja sama dengan rumah sakit bersalin dengan menempatkan petugas pelayanan terpadu. Tidak hanya berkerja sama dengan rumah sakit bersalin yang ada di Kabupaten Kampar saja, akan tetapi juga berkerja sama dengan 10 rumah sakit bersalin yang ada di Kota Pekanbaru.
Pauzi, SE., M.I.Kom mengatakan bahwa “Kabupaten Kampar dengan cakupan daerah yang sangat luas, sedikit banyak memiliki kesamaan dalam persoalan yang dialami oleh Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.
Berbagai program Inovasi pelayanan prima terpadu yang dilakukan Disdukcapil Kampar dalam mengatasi persoalan pelayanan adminduk di daerah sangat bagus untuk diterapkan juga di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kedepan direncanakan akan diagendakan rapat untuk membahas terkait hal ini dengan mengundang instansi-instansi terkait untuk kemajuan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil di Meranti”.
Anggota Komisi I juga menilai bahwa inovasi-inovasi pelayanan prima terpadu senantiasa perlu dilakukan sebagai solusi dalam menghadapi berbagai perkembangan persoalan dibidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil di daerah. (Burhan)
Baca juga: Polda Riau Kawal Pengiriman 70 Ton Oksigen untuk Pasien Covid-19 di Jakarta





