Terungkap, motif seniman di Deli Serdang menghabisi petani Ngasil Tarigan

  • Whatsapp
Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Julianto P Sirait memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus tewasnya Ngasil Tarigan di Mapolresta Deli Serdang, Senin (25/1/2021). (foto: ronald)
Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Julianto P Sirait memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus tewasnya Ngasil Tarigan di Mapolresta Deli Serdang, Senin (25/1/2021). (foto: ronald)

Deli Serdang, JurnalTerkini.id – Motif seorang seniman atau penyanyi ESS (40) menghabisi Ngasil Tarigan (67), seorang petani di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.

ESS yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, ditangkap Tim Jatanras Satreskrim Polresta Deli Serdang di tempat persembunyiannya di Desa Tengah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (23/1/2021).

Bacaan Lainnya

Tersangka ESS, ketika diinterogasi Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Julianto P Sirait dalam konferensi pers di Mapolresta Deli serdang, Lubuk Pakam, Sumut, Senin (25/1/2021), mengaku motifnya menghabisi korban yang menolak investor perumahan masuk desanya.

Ketika ditanya, ESS mengaku nekad membunuh Ngasil Tarigan karena menentang proyek pembangunan perumahan dan pembibitan bawang di tanah gunung starge.

“Ngasil Tarigan tidak setuju atas rencana tersebut. Di situ lah, kami cekcok mulut hingga berkelahi. Aku emosi yang kemudian menghabisinya dengan cara memukul dan membenturkan kepala,” ucap ESS.

Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Juliato P Sirait mengungkapkan, kepentingan pelaku atas tanah gunung starge membawa investor untuk membangun perumahan di lokasi tersebut.

“Pelaku berupaya melobi korban yang menempati tanah Gunung Starge di Dusun I Desa Simempar, Kecamatan Gunung Meriah. Tetapi, dia (Ngasil Tarigan) tidak setuju, hanya korban yang menolak dan menantang perihal Gunung Sitarge yang akan dibangun proyek perumahan dan pembibitan bawang,” kata Wakapolresta.

Baca juga: Rektor USU kembali diperiksa penyidik, klarifikasi dugaan korupsi pembangunan embung

space iklan HPN

Pos terkait