Sementara itu, dari hasil visum et repertum oleh Tim Medis Puskesmas Tanjung batu ditemukan kulit bagian tubuh korban sebagian sudah terlepas, sekujur tubuh sudah dalam keadaan lebam dan terjadi pembusukan.
“Dari hasil tersebut, dipastikan kematian korban karena disebabkan tertimbunnya cairan di paru- paru dan saat ini jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan,” katanya.
Lebih lanjut, kata dia, untuk korban lainnya yakni Taufik nakhoda kapal tersebut masih dalam proses pencarian.
“Kami bersama Ditpolairud polda kepri masih tetap melaksanakan SAR dengan di bantu masyarakat serta pihak keluarga korban untuk mencari korban lainnya dengan memperluas daerah pencarian serta mengumpulkan informasi- informasi yang ada,” ucap Binsar. (yra)





