Pembayaran PBB melalui agen Laku Pandai, kata dia, sama seperti di kantor cabang dan tidak ada biaya tambahan.
Untuk memaksimalkan kemampuan para agen laku pandai, Wan mengatakan bahwa mereka telah mengikuti workshop yang dibuka Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karimun Kamarulazi di Kantor Bupati Karimun beberapa hari lalu.

Dia berharap penyetoran PBB melalui agen Laku Pandai di pulau-pulau bisa mendukung upaya pemerintah daerah dalam memaksimalkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak daerah di tengah pandemi COVID-19.
“Kami berharap kehadiran Bank Riau Kepri dan agen-agennya memberikan kontribusi yang positif dan nyata dalam mendongkrak PAD,” kata dia.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Karimun memperpanjang masa pembayaran PBB hingga akhir 2020 sebagai kompensasi dari pandemi COVID-19.
Kepala Bapenda Karimun Kamarulazi dalam satu kesempatan mengimbau warga untuk melunasi PBB sebagai bentuk dukungan untuk pembangunan, sebab dana yang berasal dari pajak akan sangat berarti bagi pembangunan daerah. (rdi)
Baca juga: Dua kapal nelayan Malaysia ditangkap di Selat Malaka





