Sementara, pasien yang masih dirawat sebanyak 96 orang, 47 di antaranya terpaksa menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, karena ruang isolasi RSUD Muhammad Sani, Rumah Sakit Bakti Timah (RBST), Puskesmas Meral Barat bahkan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang sudah penuh.
“Itulah yang kami pikirkan, isolasi penuh. Kami memikirkan bagaimana mengoptimalkan ruang isolasi yang ada karena RSKI Galang juga penuh. Kami sedang rapat-rapat mencari solusi,” katanya.
Rachmadi kembali mengimbau kepada masyarakat agar benar-benar taat pada protokol kesehatan mengingat penyebaran virus corona di Karimun bukan lagi dari luar, tetapi sudah terjadi transmisi lokal.
“Sudah transmisi lokal, terapkan protokol kesehatan secara ketat, tetap pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan,” tutur pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Karimun ini. (rdi)
Baca juga: Viral di medsos, Pria di Karimun yang Mengamuk Ditegur Polisi Mengaku Menyesal






