Diisukan meninggal, korban luka aksi tolak UU Ciptaker dalam kondisi baik

Kapolresta Pekanbaru bersama Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dan Kabid Dokkes Polda Riau dr Prio Kuncoro mengunjungi RS Awal Bross di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, tempat salah satu mahasiswa yang diisukan meninggal itu dirawat. (foto: istimewa)
Kapolresta Pekanbaru bersama Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dan Kabid Dokkes Polda Riau dr Prio Kuncoro mengunjungi RS Awal Bross di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, tempat salah satu mahasiswa yang diisukan meninggal itu dirawat. (foto: istimewa)

Pekanbaru, JurnalTerkini.id – Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya memastikan bahwa isu ada korban meninggal dalam aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) tidak benar, dan korban dalam kondisi baik.

Untuk memastikan itu, Kapolresta bersama Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dan Kabid Dokkes Polda Riau dr Prio Kuncoro mengunjungi RS Awal Bross di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, tempat salah satu mahasiswa yang diisukan meninggal itu dirawat.

Bacaan Lainnya

Kapolresta menjelaskan di rumah sakit tersebut sedang dirawat Dodi Wahyudi (24) yang menjadi korban saat aksi tolak Omnibus Law di DPRD Riau Kamis (08/10) lalu. Kala itu Dodi mengalami luka dan pendarahan pada bagian wajah.

“Tadi kita sempat ngobrol dengan Dodi, Ia menceritakan bahwa kala itu dia terjatuh. Kondisinya sudah baik dan bisa komunikasi dengan jelas,” tuturnya.

“Memang saat ini masih dalam perawatan guna pemulihan,” tambahnya.

Baca juga: Ketua DPRD Indragiri Hilir menolak UU Omnibus Cipta Kerja

Total Views: 204

Pos terkait