Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Glagah Wangi Demak, Diduga Tewas Tiga Pekan

Demak, jurnalterkini.id — Sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas ditemukan di kawasan Pantai Glagah Wangi Istambul, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga minggu sebelum jasadnya ditemukan.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, mengatakan jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat, Aminah (55) dan Duki alias Bajang (57). Saat itu keduanya tengah mencari barang rongsokan di sekitar tepi pantai.

“Ketika menyusuri pantai, kedua saksi menemukan sesosok mayat yang tergeletak di tepi pantai dalam kondisi tanpa busana,” kata Nu’man pada Senin, 9 Maret 2026.

Mengetahui temuan tersebut, kedua saksi kemudian meminta bantuan Parno (47), seorang nelayan yang berada tidak jauh dari lokasi. Peristiwa itu lalu dilaporkan kepada Kepala Desa Tambakbulusan, Ahmad Khabibullah, yang selanjutnya meneruskan laporan kepada pihak kepolisian.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan.

Nu’man menjelaskan, saat ditemukan jenazah berada dalam keadaan tanpa busana. Kondisi fisiknya menunjukkan tanda-tanda pembusukan, dengan mata menonjol keluar dan mulut mengeluarkan cairan.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Sultan Fatah Demak untuk dilakukan autopsi. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus mengungkap identitas korban.

Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan sekitar 150 sentimeter dan diperkirakan berusia antara 40 hingga 50 tahun. Korban memiliki ciri khusus pada bagian gigi, yakni tidak memiliki gigi pada rahang bawah (ompong). Sementara pada rahang atas, gigi pertama kanan dan kiri tidak ada, serta gigi kedua kanan dalam kondisi patah.

“Berdasarkan kondisi jenazah, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga minggu sebelum ditemukan,” ujar Nu’man.

Hingga kini, belum ada pihak keluarga yang melapor atau menghubungi Polres Demak terkait penemuan jenazah tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center Polri di nomor 110.

Selain itu, Nu’man juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena musim penghujan di wilayah Jawa masih berlangsung. Dalam beberapa hari terakhir, angin kencang juga dilaporkan melanda sejumlah wilayah.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai maupun laut. Pada musim hujan seperti sekarang, sering terjadi peningkatan debit air dan gelombang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, termasuk kasus orang tenggelam,” katanya.
(Munthohar_Ershi./PH)

Pos terkait