TKP kebakaran di Desa Babalan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, pada Sabtu siang, (31/01/26)./Dok.Foto.M_E.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id — Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Desa Babalan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, pada Sabtu siang, 31 Januari 2026. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB itu menghanguskan sejumlah perabot di dalam rumah, di antaranya kasur busa, kasur udara, serta alat pemanas tubuh berbasis listrik.
Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Muhyidin, 70 tahun, seorang pedagang warga Desa Babalan. Saat kebakaran terjadi, korban berada seorang diri di dalam rumah. Muhyidin diketahui menderita stroke sehingga tidak dapat bergerak maupun berbicara.
Peristiwa itu dilaporkan ke Polres Demak melalui layanan Call Center 110. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas piket Samapta bersama piket fungsi Polres Demak segera menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan lokasi dan penanganan awal.
Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Faidatul Muntiah, 46 tahun. Saat itu, ia sedang berada di rumah dan mendengar teriakan warga yang menyebutkan adanya asap keluar dari rumah korban.
“Setelah memastikan asap berasal dari rumah Pak Muhyidin dan terlihat kobaran api, saksi segera membangunkan Khoirus Sholeh,” kata Nu’man saat dikonfirmasi, Sabtu.
Kedua warga tersebut kemudian bergegas menuju rumah korban dan berupaya memadamkan api secara manual dengan menyiramkan air seadanya. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas. Setelah kondisi dinyatakan aman, korban dievakuasi ke rumah Khoirus Sholeh.
Selanjutnya, Muhyidin dibawa menggunakan mobil siaga desa ke Rumah Sakit Umum RA Kartini Jepara untuk mendapatkan perawatan medis. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar pada bagian kaki, tangan, dan perut.
“Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian,” ujar Nu’man.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan potensi bahaya penggunaan peralatan listrik di dalam rumah, terutama bagi warga lanjut usia atau yang memiliki keterbatasan fisik.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, khususnya alat pemanas, serta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman,” kata Nu’man.(Munthohar_Ershi./PH)






