Singapura, JurnalTerkini.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan pergeseran paradigma besar dalam menarik investasi asing. Di ajang SMF Manufacturing Day Summit 2026, Singapura, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa Batam kini bertransformasi dari sekadar kawasan berinsentif menjadi pusat eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara.
Mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala Li Claudia Chandra, Fary menyebut kepastian eksekusi adalah “mata uang” baru bagi investor global. “Investor butuh kepastian bahwa rencana mereka bisa langsung jalan tanpa hambatan birokrasi,” ujarnya.
Selain penguatan kolaborasi regional dengan petinggi Singapura, BP Batam juga mematangkan daftar investor potensial melalui pertemuan strategis dengan FDI Advisory UOB dan membekali tim internal lewat Strategic Mentoring & Investor Insight Lab agar mampu merespons kebutuhan industri high-tech secara solutif.






