Sambut Pengumuman Kelulusan SMP 2026, Polres Semarang Imbau Siswa Hindari Konvoi dan Rayakan Secara Positif

Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id – Menjelang pengumuman kelulusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2026, Polres Semarang mengimbau para pelajar untuk merayakan keberhasilan mereka secara bijak, positif, dan tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, kelulusan merupakan momen penting dalam perjalanan pendidikan yang seharusnya disyukuri dengan cara-cara yang bermanfaat dan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat.

“Kelulusan merupakan salah satu tahapan penting yang menandai langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Karena itu, rayakanlah dengan kegiatan positif yang tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Ratna saat menghadiri kegiatan patroli dan sosialisasi di SMP Negeri 3 Pringapus, Selasa (2/6/2026).

Di hadapan para orang tua siswa dan pengurus komite sekolah, Ratna menegaskan bahwa perayaan kelulusan seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi dalam meraih cita-cita dan menjaga nama baik keluarga maupun sekolah.

Menurutnya, keberhasilan yang diraih saat ini merupakan hasil perjuangan yang harus dijadikan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Ia juga mengingatkan pentingnya peran doa dan dukungan orang tua dalam menentukan masa depan anak-anak.

“Jadilah kebanggaan orang tua. Buktikan bahwa kalian mampu meraih masa depan yang lebih baik. Doa dan harapan orang tua menjadi bagian penting dalam kesuksesan setiap anak,” katanya.

Selain itu, Ratna mengingatkan para siswa agar lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan. Ia menilai pergaulan yang tidak sehat dapat berdampak negatif terhadap masa depan pelajar.

“Masa depan kalian masih panjang. Pilihlah teman dan lingkungan yang membawa pengaruh positif. Jangan sampai pergaulan yang salah justru merugikan diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Semarang secara khusus mengingatkan siswa untuk tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya setelah pengumuman kelulusan. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu arus lalu lintas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pelajar juga diminta tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis maupun kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas.

Selain konvoi, aksi corat-coret seragam sekolah maupun fasilitas umum juga diimbau untuk tidak dilakukan. Menurut Ratna, tindakan tersebut tidak mencerminkan semangat positif dalam merayakan kelulusan dan justru dapat merusak lingkungan.

Polres Semarang juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi minuman keras, narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghambat masa depan mereka.

“Masa muda jangan sampai tercoreng karena harus berhadapan dengan hukum. Fokus utama pelajar adalah belajar dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat momentum kelulusan, Polres Semarang menyiagakan sebanyak 157 personel dari tingkat Polres maupun Polsek jajaran.

Personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti kawasan sekolah, jalur protokol, pusat keramaian, serta lokasi yang berpotensi menjadi titik berkumpulnya pelajar.

Selain pengamanan statis, petugas juga akan melaksanakan patroli intensif guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya pengumuman kelulusan.

“Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran maupun tindakan yang dapat membahayakan keselamatan para pelajar,” kata Ratna.

Kapolres juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hari. Orang tua diminta mengetahui lingkungan pergaulan anak serta memastikan mereka berada di rumah pada jam-jam yang rawan terjadinya pelanggaran.

“Pastikan anak-anak berada dalam lingkungan pergaulan yang baik dan sudah berada di rumah pada malam hari. Pengawasan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga mereka dari pengaruh negatif,” ujarnya.

Sebagai alternatif perayaan, Polres Semarang mengajak para siswa mengisi momen kelulusan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti berkumpul bersama keluarga, mempererat silaturahmi dengan teman-teman, serta menyusun rencana pendidikan dan cita-cita di masa depan.

Dengan perayaan yang tertib dan positif, Polres Semarang berharap momentum kelulusan menjadi awal lahirnya generasi muda yang berprestasi, bertanggung jawab, serta mampu menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat.(Jk_Zed./PH)

Total Views: 12

Pos terkait